Senin, 14 Desember 2020

Babinsa Koramil 0804/07 Karangrejo Dampingi Warga Binaanya Pelatihan Budi Daya Jamur Tiram.



Magetan Jatim | Pemerintah Desa Baluk terus meningkat perekonomian rakyatnya ditengah pandemik Covid -19 ,dengan melakukan pelatihan budidaya tanaman jamur tiram, Minggu ( 13/12/2020 ).

 

Serda Nur Basuki Babinsa Koramil 0804/07 Karangrejo  bersama warga binaanya mengikuti kegiatan pelatihan budidaya jamur tiram yang bertempat di Rumah Jamur milik Bpk. Somad, Ds. Gerih Kec. Gerih Kab. Ngawi

 

Dalam kegiatan pelatihan tampak hadir juga, Kepala Desa Baluk, Bpk. Jerman Abdul Azis Basri, Bhabinkamtipmas, Bripka Didik, Pendamping Desa Ibu Denok, dan masyarakat peserta latihan berumlah : 30 orang.

 

Kegiatan di awali ucapan selamat datang yang di sampaikan bpk Somad selaku pemilih rumah jamur, nanti akan di jelaskan baik secara teori maupun praktek.Peserta pelatihan sangat antusias penyampaian materi teori yang di sampaikan sdr. Mansyur yang merupakan tenaga ahli di rumah jamur, banyak peserta latihan yang bertanya mulai pembuatan Baglog/media, pembuatan bibit jamur dan perawatannya hingga panen tiba.

Selanjutnya peserta pelatihan langsung menuju tempat praktek bagaimana cara pembuatan mulai tahap awal sampai selesai.

 

Kepala Desa Baluk, bpk. Jerman Abdul Azis Basri menuturkan, bahwa perlu adanya kegiatan seperti ini dengan tetap melakukan protokol kesehatan.

 

“Kita undang warga dan juga Babinsa, Bhabinkamtipmas, agar dapat nantinya setelah menerima praktek budidaya jamur menerapkan ke warga desa binaan yang tidak ikut pelatihan. Justru kesempatan ini sangat baik karena sangat membantu pemulihan ekonomi warga desa Baluk” ujarnya.

 

Serda Nur Basuki selaku Babinsa Ds. Baluk juga berharap setelah mendapat bimbingan dari Sdr. Mansyur selaku pembimbing praktek pembuatan jamur tiram dapat menjadi pengalaman dan pelatihan ini sangat penting. Menurutnya  dalam berbudidaya jamur tidaklah terlalu sulit akan tetapi yang paling penting dan paling utama adalah harus mempunyai niat serta semangat yang tinggi terlebih dahulu.

 Paling utama adalah niat sehingga kita dalam menjalankan budidaya jamur ini akan menjadi terasa ringan dan tidak terlalu berat dalam perawatannya sehingga melalui proses dari awal sampai akhir nantinya diharapkan mulai dari perencanaan, penyiapan sampai tahap pelaksanaan kita sudah terbiasa dan mampu mengatasi kesulitan yang dihadapinya

sambungnya.

 

Kegiatan pelatihan ini merupakan tahap awal yang menjadi kunci keberhasilan. Dengan budidaya jamur tiram ini diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif, sehingga bisa menambah nilai ekonomi bagi warga dengan hasil panen jamur tiram. ( Ags/R.07 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar