Senin, 30 Maret 2020

Danramil 0804/01 Bersama Kapolres Magetan Bagikan Sembako Untuk Warga Terdampak Virus Corona


Magetan. Danramil 0804/01 Magetan Kapten Infanteri Suparlan bersama Danpos Ramil Ngariboyo Peltu Hadi Kusnomo dampingi Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana membagikan sembako kepada warga yang terdampak virus corona, di jln Sumatra Rt 03 Rw 03  Kelurahan Kebonagung, Magetan dan Dusun Panasan,  Desa Mojopurno Kec. Ngariboyo, Magetan. Senin ( 30/03/2020 )

Kegiatan Pembagian sembako terhadap warga  yang  masuk orang dalam pengawasan (ODP) di dusun Panasan  desa Mojopurno, dan Kel Kebonagung ini dilakukan Danramil dan Kapolres Magetan untuk meringankan penderitaan warga yang terdampak secara ekonomi akibat virus corona.

“Tujuannya untuk membantu warga sekitar sini yang tidak mampu dan karena isolasi (social distancing) akibat wabah virus corona sekarang ini,bantuan yang diberikan khusus untuk orang yang benar-benar terdampak dari wabah virus corona"ujar Kapten Inf Suparlan.

“Di tengah masa sulit seperti sekarang ini,  di mana wabah virus corona merebak  di dunia dan juga di sini, saatnya kini kita saling berbagai kasih dan tolong menolong sebagai bentuk kepedulian kita atas sesama,” pungkasnya. (Pnj/01)

Danramil 0804/08 Barat Bersama Formopimca Kunjungi Pos Physical Distancing Di Desa Blaran


Magetan Jawa timur. Danramil 0804/08 Barat Kapten Inf Kiswanto SE bersama Forkopimca Kecamatan Barat mengunjungi Pos Physical Distancing yang ada di wilayah binaanya yaitu di Desa Blaran, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Senin siang (30/03/2020)

Kegiatan tersebut sebagai langkah awal Koramil 0804/08 Barat bersama Forkopimca Barat dalam rangka menegaskan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya menangkal dan mencegah penyebaran virus corona di wilayah Kecamatan Barat.

Danramil 0804/08 Barat Kapten Inf Kiswanto. SE, Kapolsek Barat AKP Budi. SH, Dinas Puskesmas Kecamatan Barat,  Kepala Desa  Blaran Bpk Setiono, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Blaran dan Seluruh Perangkat Desa Blaran.

Hal tersebut diungkapkan Camat Barat Yok Suwarji,S.STP saat menghadiri kegiatan kunjungan Pos physical distancing di wilayah Kec Barat bersama jajaran Forkopimca Barat di Jalan raya Barat Karangmojo, tepatnya di Desa Blaran.

“Kami dari Forkopimca bersama dengan TNI dan Instansi lainnya sangat mendukung dan tetap bersinergi untuk menjaga kawasan Kecamatan Barat semaksimal mungkin dan meminimalisir penyebaran Covid-19 atau virus corona.” Jelas Camat Barat.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh warga untuk menerapkan social distancing dan physical distancing dengan menjaga jarak aman minimal 1,5 meter dan menghindari kerumunan guna memutus rantai penularan Covid-19.

Disamping itu Danramil 0804/08 Barat Kapten Inf Kiswanto.SE juga mengimbau kepada seluruh warga untuk menerapkan social distancing dan physical distancing dengan menjaga jarak aman minimal 1,5 meter dan menghindari kerumunan guna memutus rantai penularan virus corona.

“Lebih lanjut Danramil menghimbau kita taati dan patuhi bersama apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah termasuk zonasi physical distancing ini. Harapannya, Kecamatan Barat bisa bebas dari penyebaran virus corona” Imbuhnya.(R.08)

Minggu, 29 Maret 2020

Antisipasi Pemudik Babinsa Puntukdoro Dan Perangkat Desa Gelar Rapat Koordinasi


Magetan. Bertempat di Balai desa Puntukdoro Senin 30 Maret 2020 Babinsa Desa Puntukdoro Serka Kuat Mulyono Bersama pemerintah Desa Puntukdoro melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka penangan pencegahan  covid -19 dan antisipasi penanggulangan pemudik dari luar Kota/Luar Negeri.

Kegiatan tersebut dipimpin olek Bpk Kades Puntukdoro Ir Cintoko dan di hadiri oleh Ketua BPD beserta anggotanya, Seluruh perangkat Desa, Perwakilan RT dan RW, Perwakilan dari Linmas.

"Masalah penanganan virus corona ini menjadi perhatian serius oleh pemerintah termasuk juga bagi aparat keamanan yang ada di wilayah karena menyangkut kondisi stabilitas wilayah apabila tidak di Lakukan antisipasi yang tepat dan bijaksana," Tutur Serka Kuat Mulyono dalam sambutannya.

Dalam rapat koordinasi pencegahan Covid 19 dan antisipasi penanganan pemudik baik dari Luar Negeri maupun Luar Kota tersebut di sepakati  bahwa  posko di tempatkan di dukuh kLaten  dan dukuh Ngrejeng depan Polindes,dengan kegiatan yang dilaksanakan di posko tersebut adalah setiap orang masuk Desa harus cuci tangan dengan sabun dan diadakan penyemprotan disinfektan oleh petugas pos guna penyeterilan Virus.

Kepala desa Puntukdoro berharap dengan adanya posko tersebut pencegahan penularan wabah virus corona bisa di lakukan di desanya dan kedatangan para pemudik bila ada dapat terdeteksi lebih awal. (R.02)

Dandim 0804 Dampingi Bupati Magetan Tinjau Kawasan Zona Merah Virus Corona


Magetan. Dandim 0804/Magetan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, SE bersama Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana dampingi Bupati Suprawoto meninjau langsung salah satu kawasan yang termasuk zona merah, tepatnya Desa Blaran, Kecamatan Barat, Magetan. Minggu(29/3/2020)

Bupati berpesan kepada masyarakat sekitar untuk menerapkan "physical distancing", dengan membatasi gerak, cukup berinteraksi jika ada kepentingan saja.  Sebagai bentuk penanganan lebih lanjut, Pemerintah telah mempersiapkan beberapa opsi untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona. Diantaranya dengan mempersiapkan beberapa skema tempat pelayanan kesehatan untuk tempat isolasi. Selain itu Bupati Suprawoto juga akan memberikan perlakuan khusus kepada wilayah atau desa yang menjadi zona rentan penyebaran virus covid-19.

Bupati Suprawoto dalam pernyataanya juga menyampaikan bahwa wilayah "zona merah" bukan berarti menjadikan wilayah tersebut untuk dikucilkan. Akan tetapi penerapan physical distancing dimaksudkan untuk kebaikan bersama baik antara masyarakat di wilayah tersebut maupun dengan masyarakat  yang lainnya, sebagai konsekwensi dari hal tersebut akan didirikan posko pelayanan dan bantuan. Sehingga mempermudah koordinasi masyarakat yang ingin memberikan bantuan bagi daerah tersebut. “ungkapnya”

Sementara itu Dandim memberi himbauan agar masyarakat Magetan untuk tidak panik dengan virus corona ini namun masyarakat diminta tetap waspada dan selalu jaga kesehatan patuhi anjuran pemerintah untuk melakukan physical distancing atau menjaga jarak dengan orang lain, termasuk menjauhi kegiatan yang melibatkan orang banyak (kerumunan).  “Dukung pemerintah melawan corona dengan tidak keluar rumah” pintanya. (Pen)