Rabu, 13 November 2019

Tangkal Paham Radikal, Danramil 0804/07 Ajak Pelajar Di Karangrejo Pegang Teguh Jiwa Nasionalisme


Magetan Jawa Timur. Pemahaman terhadap bahaya radikalisme dan terorisme dilakukan, sosialisasi bagi kalangan pelajar ini dirasa sangat perlu terlebih aksi terorisme dan infiltrasi paham radikalisme tidak memandang latar belakang sasarannya. Hal tersebut dapat terlihat dari beragamnya latar belakang pelaku dan motif, serta lokasi sasaran aksi terorisme. Tidak menutup kemungkinan pelajar menjadi objek berkembangnya penganguh radikalisme.

Oleh sebab itulah Danramil 0804/07 Karangrejo Kapten Inf Arif Wibowo beserta forkopimca dan Kesbangpol Kab. Magetan memberikan arahan dan sosialisasi pencegahan paham radikal dan terorisme kepada siswa-siswi  SMA/SMK di Kec. Karangrejo bertempat di Pendopo Kecamatan Karangrejo Kab. Magetan. Rabu(13/11/2019)

Kapten Inf Arif menjelaskan bahwa paham radikal yang berujung pada aksi terorisme terjadi karena lunturnya jiwa nasionalisme. Fenomena tersebut semakin nyata di kala teknologi hadir di tengah masyarakat.

Melalui sosialisasi ini Kapten Inf Arif mengajak seluruh pelajar untuk memegang teguh rasa nasionalisme dan menjadikan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.  Oleh karena itu para siswa harus lebih waspada terhadap ancaman dari luar dan masuknya paham radikalisme sebagai modal  bagi siswa memahami lingkungan sehingga tidak mudah terpengaruh dengan adanya aliran paham tersebut, “jelasnya”. (0804)

Selasa, 12 November 2019

Cegah Faham Radikalisme Kodim 0804 Magetan Gelar Binter Terpadu Bertajuk Wawasan Kebangsaan


Magetan Jawa Timur - Sebagai bentuk pencegahan paham radikal dan terorisme yang saat ini berkembang dan menjadi ancaman faktual bagi masyarakat khususnya di Kab. Magetan, Kodim 0804 menggelar binter terpadu  bertajuk wawasan kebangsaan tentang radikalisme kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan pelajar di Aula Koramil 0804/01 jalan Pahlawan No. 3B Magetan. Rabu(13/11/2019)

Dengan mengambil tema “Memberdayakan wilayah pertahanan melalui kegiatan binter terpadu guna mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh” Hal itu seiring dengan binter terpadu  bertajuk wawasan kebangsaan tentang radikalisme yang dilakukan Kodim 0804/Magetan guna mewujudkan masyarakat agar  memiliki daya tahan untuk membendung serangan paham-paham negatif yang bertujuan memecah belah Indonesia.

Kegiatan tersebut mendapat pengawasan langsung dari staf ahli Kodam V/Brawijaya Kolonel Inf  Bambang. S. Ia menjelaskan wawasan kebangsaan itu perlu diberikan kepada seluruh warga negara terutama dikalangan generasi muda, sebagai agen tranformation untuk menyampaikan tentang pentingnya ideologi Pancasila kepada warga masyarakat dilingkungan tempat tinggalnya sehingga bisa mencegah dan mengatasi Ancaman Radikalisme dan Terorisme agar tidak berkembang di negara Indonesia, “terangnya”.

Sementara itu Dandim 0804/Magetan yang diwakili Kepala Staf kodim Mayor Inf Muji Wahono menegaskan bahwa dalam kondisi masyarakat yang mulai terkikis rasa persaudaraan dan persatuan, rasa cinta air harus terus diberikan kepada generasi muda. Ini penting agar mereka tidak terpengaruh infiltrasi paham-paham yang menggerus nilai wawasan kebangsaan.

Semua lapisan masyarakat di Kab. Magetan  mempunyai peran yang sangat penting dalam menjaga keutuhan negara, untuk itu dengan keberagaman yang ada, marilah kita sebagai anak bangsa ikut menjaga dan memelihara bangsa ini agar tetap berdiri kokoh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, “ungkapnya”

Lebih lanjut Kasdim  semua mayarakat  agar selalu menjaga kerukunan antar umat beragama, suku, ras, dan budaya kita dengan cara mendidik para generasi penerus untuk memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia dan jiwa pancasila dalam menangkal  paham radikalisme agar tidak berkembang dilingkungan kita. “imbuhnya” (0804)

Minggu, 10 November 2019

Tiga Pilar Desa Selopanggung Hadiri Pengajian Peringatan Hari Pahlawan Dan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW



Magetan - Babinsa Koramil 0804/01 Magetan mengajak warga binaannya untuk Penggajian dalam rangka peringatan hari Pahlawan dan hari Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Selopanggung Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan. Minggu ( 10/11/2019 )

Kopda Siswoyo, selaku Babinsa Posramil Ngariboyo tak ketinggalan juga mengikuti kegiatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.Pengajian yang dihadiri oleh 3 Pilar Desa Selopanggung tersebut, juga dihadiri oleh Drs.H.Yusron Kholid MPdI penceramah,Ketua Cabang NU Magetan Hj Isnaini muamah,Forkompinca Kec. Ngariboyo,Camat Ngariboyo Bp.Arif Ridwan diwakili pk. Pratik,Danpos Ngariboyo Peltu Hadi Kusnomo,Kapolsek Akp Agus .S SH. Diwakili Babinkamtibmas Bribka Ari.,PLH Kepala desa Selopanggong Ibu Yeni wahyuni,Babinsa  Desa selopanggung Muslimat NU se Kecamatan Ngariboyo.

Inti pengajian dari Drs. H. Yusron Kholid MPdl menyampaikan, dengan Pengajian ini diharapkan dapat memupuk rasa cinta terhadap Allah SWT dan Rasulnya, sehingga setiap perilaku dan tindak tanduk kita sebagai umat, mengacu kepada suri tauladan Rasulullah SAW.

"Semoga perilaku kita setiap hari selalu meniru dan mencontoh suri tauladan dari Baginda Muhammad Rasulullah SAW," ungkap Drs H Yusron.

Sementara itu, saat di mintai keterangan, Koptu Siswoyo selaku Babinsa Desa  Selopanggung menyampaikan, bahwa kegiatan masyarakat seperti pengajian perlu adanya pengamanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, selaku wakil dari TNI dan Polri diwilayah.

"Mengingat kegiatan tersebut melibatkan banyak masyarakat, sehingga dengan kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat menjadikan jamaah lebih kyusu' dalam mengikuti pengajian," pungkas Koptu Siswoyo. ( R 01 )

Sabtu, 09 November 2019

Peringatan Hari Pahlawan, Dandim 0804/Magetan Ziarah Ke TMP Yudonegoro


Magetan Jawa Timur. Dandim 0804/Magetan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, SE beserta  segenap jajaran Forkopimda Magetan menghadiri  upacara peringatan hari Pahlawan tahun 2019 dengan mengambil tema “Aku Pahlawan Masa Kini”, bertindak selaku inspektur Upacara kali ini Bupati Magetan Dr. Drs Suprawoto SH. Msi. Bertempat di Alun-alun Kab. Magetan dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Yudonegoro Magetan. Minggu(10/11/2019)

Menteri Sosial Republik Indonesia dalam amanatnya yang dibacakan oleh Bupati Magetan  mengatakan pertempuran 10 November 1945  di Surabaya  mengigatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidak datang begitu saja, namum memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukan para pahlawan  dan para pejuang hendaknya perlu terus ditumbuh kembangkan dalam hati sanubari setiap insan warga negara Indonesia.

Peringatan hari pahlawan merupakan wujud penghormatan atas  jasa dan pengorbanan para pahlawan, Terkait dengan tema diatas peringatan hari pahlawan kali ini dapat kita jadikan sebagai momentum untuk membangkitkan semangat berinovasi bagi anak bangsa. Menjadi Pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia dalam bentuk aksi-aksi nyata untuk memperkuat keutuhan NKRI. “kata Bupati”

Sementara itu Komandan Kodim 0804/Magetan  secara terpisah menyampaikan bahwa kita sebagai  generasi penerus hendaknya mampu berperan secara aktif  sesuai  profesi kita masing-masing  dan terus berupaya memupuk nilai kepahlawanan dengan meningkatkan semangat cinta tanah air dan membangkitkan semangat berinovasi dalam mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.  “terangnya” (0804)

Rabu, 06 November 2019

Danramil 0804/12 Hadir Dalam Penilaian Pos Kesehatan Jiwa " SIDO WARAS


Magetan Jatim, Bertempat di Aula Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan diselenggarakan penilaian kunjung lapang Pos kesehatan jiwa Sido waras dari Dinas kesehatan kabupaten magetan masuk 6 (enam) besar yaitu Desa pupus Se kabupaten Magetan. Kamis ( 07/11/2019) .

Tampak hadir dalam acara  dalam acara tersebut, Kepala Puskesmas Lembeyan dr. Tartang Legowo, Dinas kesehatan kabupaten Ibu Retno Dariani,Danramil 0804/12 Kapten inf Drs E.c Puguh priyandoko, Kapolsek lembeyan yang diwakili oleh aiptu jiran, kepala Desa Pupus yang diwakili oleh Kamituwo Marokan Suyanto beserta perangkat, Babinsa Desa Pupus Pelda Supriyadi,  Babinkamtimas Desa Pupus Bripka Sugiyanto, para Kader dan Pokja kesehatan desa Pupus.

Forkopimca Parang Beri Wasbang dan Latih Linmas Hadapi Pilkades Serentak 2019


MAGETAN JAWA TIMUR -- Batuud Koramil 0804/04 Parang Kodim 0804 Magetan Serma Samsi laksanakan pembinaan Linmas dalam rangka mempersiapkan pengamanan tahapan Pilkades serentak 2019 di Balai Desa Sayutan, Kecamatan Parang,Kabupatenagetan, Kamis (07/11/19).

Batuud Koramil 04 Parang Serma Samsi menerangkan, Anggota Linmas akan dilibatkan dalam unsur Pengamanan dalam tahapan Pilkades serentak 2019, Apalagi anggota Linmas akan terus mengawal dari semua tahapan  Pilkades Serentak dari mulai Kantor Desa sampai ke PPS, TPS TPS yang berada di tingkat Dapil.

Sosialisasi Upaya Kesehatan Kerja Bagi Pekerja Informal Dengan Metode Kunjung Lapang


Magetan - Setiap jenis dan tempat pekerjaan baik pekerja formal maupun informal memiliki risiko yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Pada umumnya, para pekerja sektor informal kurang memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang bahaya di lingkungan kerjanya. Bertempat di kesenian Ludruk Suromenggolo Desa Tunggur Kecamatan Lembeyan dilaksanakan sosialisasi Upaya Kesehatan Kerja (UKK) dari Puskesmas Kecamatan Lembeyan. Rabu (06/11/2019)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danramil 0804/12 Lembeyan Kapten Inf Drs.E.C. Puguh Priyandoko, Kapolsek Lembeyan diwakili Aiptu Jiran, Kepala Desa Tunggur (Sono Keling) , Kepala Dinas Kesehatan Magetan (diwakili oleh seksi kesehatan kerja dan olah raga), Kepala Puskesmas Kecamatan (Dokter Tatang Brotolegowo), Anggota Koramil 12 Lembeyan, anggota Polsek Lembeyan, Perangkat Desa Tunggur, serta masyarakat Desa Tunggur.

Kepala Desa Tunggur  Sono Keling, mengucapkan terimakasih kepada unsur forkopimca Lembeyan dan Puskesmas Lembeyan yang hadir di Desa Tunggur tepatnya ditempat kesenian Ludruk Suromenggolo. Ditempat Ludruk inilah yang menjadi pilihan utama dari pihak Puskesmas Lembeyan dalam rangka Kunjung Lapang Upaya Kesehatan Kerja (UKK). Dengan adanya kegiatan kunjung lapang ditempat Ludruk Suromenggolo ini bisa menjadikan aman bagi para pemain seni serta warga masyarakat khususnya dalam hal kesehatan yang telah dicanangkan dari Puskesmas, serta menjadikan Seni Ludruk bisa lebih maju lebih di gemari oleh msyarakat.  Kecamatan Lembeyan satu-satunya yang memiliki kesenian Ludruk yang masih berjalan sampai saat ini hanya di Desa Tunggur dan merasa sangat prihatin terhadap kesenian asli daerah jawa timur yang sekarang mulai punah karena modernisasi zaman. Kepala Desa Tunggur berharap budaya-budaya local seperti REOG, Wayang Kulit, Ketoprak, Ludruk, Gambyong dan sebagainya, masih bisa bersaing di dunia seni, jangan sampai budaya daerah kita direbut asing,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut  Dr. Tatang Brotolegowo Kepala Puskesmas Lembeyan menjelaskan, tentang pemahaman kesehatan kepada masyarakat Desa Tunggur yang khususnya ditempat kesenian Ludruk Suromenggolo  yang masih melestarikan budaya adat jawa Timur yaitu kesenian Ludruk. Ia menyampaikan  langkah-langkah  yang harus dilakukan setiap para pelaku atau pemain kesenian Ludruk yang harus dipedomani antara lain mengecek kesehatan di Puskesmas, dapat mengurangi merokok bahkan menghindari minum minuman keras karena tempat kesenian Ludruk inilah cenderung banyak yang mengkonsumsi minuman keras,  melakukan olah raga teratur dan membuang sampah pada tempatnya.

Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) merupakan upaya kesehatan kerja bagi pekerja informal yang bersumberdaya dari, oleh dan untuk masyarakat. Kegiatan yang dilakukan meliputi upaya promotif, preventif dan pengobatan. Pembentukan Pos UKK perlu ditingkatkan, mengingat banyak Pos UKK yang telah berkiprah dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anggotanya dan masyarakat yang telah ditetapkan oleh pemerintah. (R12)