Kamis, 22 Agustus 2019

Bati Tuud Koramil 0804/03 Panekan Ikuti Sosialisasi E- Voting Pilkades Desa Turi


Magetan - Pelda Sudarto Bati Tuud Koramil 0804/03 Panekan ikuti dan hadiri acara Sosialisasi dan koordinasi E- Voting pilkades desa Turi bertempat di balai desa Turi kecamatan Panekan, kab. Magetan. Rabu, 21/8/19).

Acara sosialisasi tersebut sebagai Narasumber  kadinas Permas kab. Magetan Bapak Eko Muryanto. Sip. Msi dan dihadiri oleh Forkopimca Panekan,kabid PMD Drs. Gunindar, ketua BPD Suprapto, kades Sunyoto serta KPPS Drs.Jumiran Jati.

Kecamatan Panekan yang membawahi wilayah 16 desa dan 1 kelurahan sebentar lagi akan melaksanakan pilihan Kepala Desa serentak.

Pemilihan Kepala desa di jadwalkan jatuh pada tanggal 27 November 2019. Mulai hari ini Kecamatan Panekan telah melaksanakan pentahapan giat Pilkades tersebut. Berdasarkan agenda dari Kabupaten Magetan untuk pemilihan kali ini akan dilaksanakan dengan cara E Voting. “Mengingatkanku besarnya anggaran sarana dan prasarana maka di wilayah Panekan cuma di laksanakan di desa Turi, selain desa Turi tetap dengan cara manual pemilihan nya” ucap Bapak Camat Panekan dalam sambutannya.

Kapermas kab. Magetan Drs. Eko Muryanto Sip.Msi. menyampaikan  tentang pelaksanaan Pilkades serentak merupakan hajat Kab. Magetan dan sudah ditetapkan dengan perencanaan yang matang dituangkan dalam Perbup No 34 tahun 2019 . Pada pelaksanaannya melalui manual dan E Votting . kusus didesa Turi kecamatan Panekan  pelaksanaan pilkades melalui E votiing.

Sampai dengan saat ini masyarakat Kab. Magetan telah melaksanakan perekaman E KTP 99% sehingga data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) sudah aman.

Penyusunan anggaran Panitia Pilkades harus mengacu pada APBDES dan sesuai RKPDES. Panitia Pilkades harus membuat tata tertib pelaksanaan Pilkades agar pelaksanaan pentahapan berjalan dengan baik dan tidak ada permasalahan dikemudian hari. Panitia Pilkades dilarang meminta uang kepada calon kepala desa dengan berbagai macam alasan. Panitia Pilkades diperbolehkan mengagendakan kampanye namun dilarang membuat debat calon Kades.

Calon kepala desa wajib melengkapi persyaratan yang telah ditentukan sebelum waktu pendaftaran selesai, jika setelah waktu pendaftaran selesai calon kepala desa baru melengkapi persyaratan maka panitia Pilkades wajib menolak. Calon kepala desa tiap tiap Desa minimal 2 orang dan maksimal 5 orang

Pemkab Magetan akan melaksanakan sosialisasi E Votting kepada 18 desa yang sudah ditunjuk menggunakan E-Voting dalam pelaksanaan Pilkades serentak dengan membawa alat E Votting .  Diharapkan para Kepala desa dapat menghadirkan masyarakat yang tua maupun yang tidak mengetahui tehnologi, E Votting tidak dapat dimanipulasi karena Off Line.

Panitia Pilkades diharapkan dapat bekerja dengan maksimal agar tidak ada permaslahan/sengketa, selanjutnya setelah Pilkades jangan merayakan kemenangan secara berlebihan agar tidak terjadi konflik di antara pendukung. Pungkasnya."

Selanjutnya juga dilaksanakan sosialisasi Pengenalan alat E-Voting yang disampaikan oleh petugas PMD  sekaligus cara  praktek secara langsung oleh 80 orang peserta sosialisasi secara bergantian.

Tentunya Pilkades tersebut akan berdampak pada kerawanan situasi dilingkungan masyarakat.  Peltu Sudarto  berpesan” agar semua panitia yang terlibat bersikap netral, serta menghindari kesalahan prosedur yang dapat menimbulkan konflik di antara Calon”. ( R. 03 ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar