Kamis, 29 Agustus 2019

Babinsa Koramil 0804/12 Lembeyan Pantau Pengesahan Ayam Jago Pesilat PSHT


Magetan, Babinsa Desa lembeyan wetan Serda Edy Ruswanto pantau pengesahan ayam jago kluruk (berkokok) bertempat digedung serbaguna Desa lembeyan wetan,Kec.Lembeyan.Kamis(29/08/2019).

Mendadak gaduh layaknya pasar ayam diBalai Desa Lembeyan wetan , ternyata para pesilat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) tengah mengikuti kegiatan tes ayam jago yang digelar oleh PSHT Ranting Kec.Lembeyan,Kab.Magetan dan diikuti oleh 196  peserta sambil membawa Ayam Jago.

Dengan tertib mereka antri bergiliran dipanggil satu persatu menghadap pendekar tingkat dua untuk melakukan semacam interview di salah satu gedung serbaguna Desa Lembeyan wetan.Saat itu ada sekitar tiga pendekar tingkat dua yang tengah berdialog dengan para pesilat sambil membawa ayamnya.

Selain berdialog, pendekar tingkat dua itu juga memeriksa ayam yang dibawah oleh pesilat, kemudian ayam itu dilepas keatas hingga mendarat kembali dan membiarkan ayam berwana hitam kombinasi merah berjalan disekitar pemiliknya.

Menurut Ketua Pengesahan ayam Jago PSH Terate Ranting Lembeyan Bapak H.Nasrudin ritual ini sebagai syarat untuk mengikuti pengesahan keluarga PSHT. ?Mereka sudah berlatih di perguruan selama hampir 1 (satu) tahun mulai sabuk hitam hingga sabuk putih kecil. Nah ritual itu untuk mengesahkan mereka diterima sebagai keluarga besar PSHT,? paparnya.

Saat disinggung mengapa harus wajib membawa ayam,Bapak H Nasrudin menerangkan, ayam jago sebagai simbol keberanian. Sehingga anggota PSHT diharapkan bisa memiliki jiwa kepemimpinan yang berani, jujur, tegas dan bijaksana.

Menariknya, ayam jago itu sudah dipelihara sejak masih kecil kemudian dirawat hingga menjelma menjadi ayam yang kuat dan sehat? Bahkan saat membeli anak ayam itu juga tidak boleh ditawar, jadi begitu penjual menetapkan harga langsung dibeli,? Pungkasnya.

Saat ayam dibawa dan dihadapan ke pendekar kelas dua kondisinya juga harus sehat tanpa cacat. ?Dari ayam itu kita bisa mengetahui sifat maupun karakter pemiliknya.Ada ayam saat dilepas dia menyerang, ada juga yang diam. Bahkan ada yang tidak begitu peduli dengan lingkungan. Nah kondisi ini mencerminkan karakter pemiliknya. Tugas kami (pendekar tingkat dua) wajib memberi wejangan kepada pemiliknya,? katanya.

Nuryanto S.pd menyampaikan tidak bisa memberikan kriteria ayam jago ideal.?Semua tidak ada yang sempurna, jadi pasti ada kelebihan dan kekurangannya,? katanya.
Nantinya ayam-ayam tersebut akan disembelih dan dimasak oleh para pemiliknya dan dihidangkan pada acara pengesahan tepat pada malam satu suro.

Sementara itu salah satu pesilat, Supendi mengaku sudah memelihara ayam tersebut dari kecil hingga berusia sekitar 1,5 tahun. Bahkan ia sangat menyanginya. ?Saya merawat dan memperhatikan kesehatan ayam itu untuk acara ini,? katanya.

Demikian juga dengan Aulia fitri dari PSHT , remaja berjilbab itu juga tidak ragu-ragu untuk mengelus ayam yang sudah dirawatnya sejak masih kecil hingga menjadi dewasa. ?Baru kali ini saya merawat ayam,? katanya.

Saat ditanya apakah mereka rela jika ayam itu nantinya disembelih dan dimasak untuk hidangan pada acara pengesahan, keduanya mengaku tidak tega dan merasa sayang? Mungkin perguruan mengajarkan kita untuk belajar ikhlas,? kata peserta lainnya.(R-12)

Gegap Gempita Semarak Perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke - 74 Dirasakan Hingga Pelosok Tanah Air



Magetan - Merdeka lepas dari penjajahan kolonial Belanda, inilah yang sekarang dialami bangsa dan rakyat indonesia diseluruh penjuru negeri. Suka cita menyelimuti seluruh komponen bangsa dari berbagai lapisan, kota dan desa dalam merayakan kemerdekaan Rebuplik Indonesia Yang Ke - 74.

Seperti wilayah lain pada umumnya Kecamatan Poncol ( 29/08/19) juga menyelenggarakan pawai dalam rangka  merayakan kemerdekaan Rebuplik Indonesia Yang Ke - 74. Kegiatan yang dilaksanakan disepanjang jalan kecamatan Poncol diikuti seluruh instansi dan desa yang ada di kecamatan Poncol. Lebih dari 40 peserta yang mengikuti karnaval yang diselenggarakan Kecamatan Poncol mulai pukul 09.00 sampai dengan selesai. Suka cita peserta karnaval tergambar saat mereka menunjukan kreasi dari masing - masing instansi dan lembaga yang mengikuti kegiatan tersebut.

Danramil 0804/05 Poncol kapten Inf Suwarno dan jajaranya  turut serta memantau dan mengamankan jalanya karnaval.

Ini merupakan wujud kepedulian instansi teritorial yang ada di Kecamatan Poncol yang merupakan tugas mulia ikut serta mensukseskan agenda tahunan dari masyarakat Kecamatan Poncol. Diminta atau tidak diminta aparat teritorial yang ada diwilayah tergerak untuk mengamankan setiap even atau kegiatan yang ada di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Baik buruknya wilayah yang menjadi tanggung jawabnya harus selalu terpantau perkembanganya. Inilah sebenarnya tugas berat yang diemban aparat teritorial  yang ada diwilayah binaan yang terkadang dipandang remeh oleh sebagian orang. (R.05)

Forkopimca Panekan Hadiri Pembacaan LPPD Kades Milangasri.


Magetan - Masa pemerintahan sdr. Anggit Ardiyanto sebagai Kades Milangasri Kec. Panekan sudah berjalan 6 tahun. Sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya selama ini , Kades Milangasri mengundang unsur Forkopimca , BPD , Tokoh masyarakat , Tua RT/ RW diruang pertemuan Balai desa.

Hal ini dikandung maksud , dengan dibacakannya Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa ( LPPD ) untuk memberikan gambaran kepada masyarakatnya terkait program program yang telah dilaksanakan selama ia menjabat Kades Milangasri.

LPPD yang disampaikan mulai dari awal menjabat , yaitu dimulai Tahun 2014 sampai 2019 ( 6 tahun  jabatan Kades dlm 1 periode). LPPD ini disampaikan awal , terkait dgn rencana sdr. Anggit Ardiyanto ingin  mencalonkan kembali sebagai Kades Milangasri utk periode kedua , yang akan dilaksanakan dlm Pilkades serentak di wilayah Kab. Magetan pada 27 Nopember 2019 mendatang.

Pada kesempatan tanya jawab dan evaluasi program Pemerintahan Desa terkait bidang anggaran dan Pembangunan , Danramil 0804/03 berpesan , agar hendaknya anggaran yang sudah diberikan oleh Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Desa , agar dimaksimalkan penggunaannya dan disesuaikan dgn hasil rapat penyusunan program program yang sudah tersusun dalam APBDes. (R.03)

Rabu, 28 Agustus 2019

Danpos Ramil Ngariboyo Ikuti Jalan Santai Memperingati HUT RI Ke 74


Magetan - Danpos Ramil Ngariboyo berserta 15  orang anggota koramil 0804/01 mengikuti senam dan gerak jalan santai di Desa Baleasri Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan. Kamis ( 29/08/2019)

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 74, pemerintahan Kecamatan Ngariboyo menyelenggarakan Senam dan Gerak Jalan Santai yang dimulai star dari Lapangan Desa Baleasri menuju Embung Baleasri dan kembali lagi ke finish ditempat Lapangan Desa Baleasri.

Peltu Hadi Kusnomo mengatakan, "Antusias warga ,siswa siswi SMP dan SLTA sekecamatan Ngariboyo dan seluruh guru serta perangkat desa sekecamatan Ngariboyo sangat tinggi. Sehingga peserta senam dan gerak jalan santai sekitar 1500 orang.Tidak hanya itu, anggota Koramil 0804/01 Magetan juga mengamankan route gerak jalan tersebut.

Camat Ngariboyo Drs Arif Ridwan MM mengucapkan terima kasih atas kehadiran Danpos Ramil Ngariboyo yang hadir mengikuti senam dan gerak jalan santai sehingga warga dan peserta senam dan gerak jalan santai jadi tambah semangat. Serta mengucapkan terima kasih atas bantuan pengamanan route jalan santai tersebut. Pungkas Drs Arif ( R 01 )

Meriahkan HUT RI Ke 74 Anggota Koramil 0804/08 Barat Ikuti Sepak Bola Bersama Masyarakat


Magetan - bertempat di lapangan Kel Mangge Anggota Koramil Barat, meriahkan HUT RI ke 72 dengan olah raga sepak bola bersama masyarakat.

Tidak kalah pentingnya Camat Barat Yok Suwarji S.STP,  Danramil Kapten Inf Kiswanto S.E,  dan Wakapolsek Barat Iptu Supriatna juga ikut memeriahkan pertandingan tersebut.

Di sela-sela acara tersebut antusias dan simpati masyarakat tinggi dengan di adakanya sepak bola tradisional tersebut. Olah raga sepak bola tradisional ini berbeda dengan olah raga sepak bola pada umunya, karena para pemainnya memakai kostum ibu-ibu. Kegiatan ini bertujuan untuk menyemarakkan HUT RI ke 74.

Dalam pertandingan ini sorak-sorai penonton sangat gembira,karena kelucuan pemain. Selama pertandingan kegiatan berjalan lancar,tertib dan aman. (R.08)