Rabu, 17 Juli 2019

Penyerahan Sertifikat Tanah Secara Simbolis Di Balai Desa Bogem Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan


Kawedanan (18/7/2019). Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar pembagian sertifikat tanah untuk ribuan masyarakat di Jawa Timur. Dalam acara tersebut, sejumlah warga yang memiliki aset tanah dan bangunan dipersilahkan untuk mengurus Sertifikat Hak Milik (SHM) secara gratis. Pembagian Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Program Nasional Agraria (Prona) di Desa Bogem Kecamatan Kawedanan menjadi Program Prima Unggulan Kantah (Kantor Pertanahan) Kabupaten Magetan Tahun 2019 dilaksanakan pada Hari Kamis (18/7/2019).

Kegiatan penyerahan sertifikat secara gratis yang bertempat di Balai Desa Bogem Kecamatan Kawedanan dihadiri oleh , Bupati Magetan yang diwakili Bpk Gatot Sapto Priyono Sos Msi (Staf ahli), Camat Kawedanan Samsi Hidayat S.Sos M.Si , Danramil Kawedanan diwakili oleh Bati Komsos Serma Sri Joko P , Kapolsek Kawedanan Akp Sukono , Kasubsi Pengukuran Sdr. Sigit Yuliarto , Kaur Keuangan dan BMM Sdri. Amri Astuti , Kaur Perencanaan Umum Sdr. Joko Pramono , PTT/PPNPM BPN (7 orang) , Kepala Desa Bogem Bpk Suhancoko , Babinsa Bogem Koptu Agus , Babinkamtibmas Bogem Brigadir Gatot , Perangkat Desa Bogem serta masyarakat Desa Bogem yang berhak menerima Sertifikat sebayak 300 orang.
Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala BPN Kabupaten Magetan yang di wakili oleh Kaur Perencanaan Umum Sdr. Joko Pramono , bahwa sertifikasi tanah melalui program Prona merupakan salah satu program strategis BPN yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. Program Prona ini biayanya ditanggung pemerintah pusat sehingga tidak ada biaya di BPN dan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Namun untuk Tahap pra-permohonan diperlukan biaya pada Tingkat Kelurahan dan Desa berupa biaya meterai dan biaya patok. Selain itu juga dikenakan Biaya Perolehan Hak atas Tanah Bangunan (BPHTB) yang merupakan kewenangan pemerintah daerah,” jelas  Bpk Ridwan Jauhuri,SH,MH.
Ditambahkan oleh Bpk Joko Pramono , bahwa selama ini tidak ada kendala berarti dalam penyelesaian administrasi untuk program sertifikat PRONA. Hanya saja, masyarakat terkadang enggan untuk melengkapi persyaratan-persyaratan administrasi yang dibutuhkan oleh pihak BPN. Jadi tak jarang pula petugas dari BPN bolak-balik ke Desa untuk melengkapi persyaratan.
Sementara itu salah satu warga Desa Bogem  yang menerima sertifikat tanah melalui program PRONA mengaku sangat senang karena dengan adanya sertifikat tanah tersebut, diharapkan bisa dijadikan akses untuk mengembangkan usaha bagi para pemilik tanah.
Sambutan Bupati Magetan yang di wakili oleh Bpk Gatot Sapto Priyono Sos Msi (Staf ahli), Salam taklim kepada tamu undangan semua yang hadir dalam acara penyerahan sertifikat tanah prona. Saya mewakili Bapak Bupati karena beliau nggak bisa hadir karena ada undangan khusus , saya pribadi juga mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Magetan yang bekerja sama dengan BPN Magetan atas terealisasinya pelaksanaan program sertifikat Prona Desa Bogem sebanyak 300 sertifikat dan program sertifikat prona dapat terlaksana dengan lancar, dan saya akan mengajukan untuk tahun depan agar Desa Bogem bisa dilaksanakan kembali. Saya berpesan sertifikat yang sudah dibagikan agar dijaga dan dirawat sertifikatnya jangan sampai hilang dan juga jangan sampai jatuh ketangan orang lain , karena sertifikat ini satu satunya sertifikat yang asli tidak ada duplikatnya.
- Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh panitia atas kerja samanya sehingga kegiatan pengurusan sertifikat prona ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. (R10)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar