Kamis, 04 Juli 2019

Dampak Musim Kemarau Mengancam Lahan Pertanian Yang Jauh Dari Saluran Irigasi


Magetan - Musim penghujan telah berlalu , dan mulai akhir bulan Maret yang lalu musim kemarau telah tiba dan curah hujan yang diharapkan sudah mulai berkurang. Kekhawatiran para petani padipun mulai nampak, tanaman padinya terlihat mulai banyak yang mengering. Inilah dampak kemarau karena sawah jauh dari saluran irigasi, “ujar pak Suparno yang memiliki sawah di Desa Milangasri Kec. Panekan”

Hal ini memang sudah sering terjadi disaat musim kemarau panjang , karena lokasi sawahnya jauh dari aliran saluran irigasi pertanian. Tanahnya terlalu kering dan aliran air sangat sedikit sehingga tak dapat mengaliri persawahan.

Sistem pengolahan tanah tadah hujan miliknya , seharusnya setelah panen padi ini akan diganti dengan tanaman palawija , namun karena musim kemarau tahun ini datangnya lebih awal sehingga panen padinya mengalami kegagalan dan rencana tanam palawija pun menjadi batal, ” tambahnya”.

Babinsa Desa Milangasri Sertu Hariyanto bersama petugas UPTD Pertanian dan PPL sangat prihatin melihat kondisi persawahan di Desa binaannya mengalami gagal panen.  Berbagai langkah kebijakan dan sosialisasi sebenarnya sudah sering  disampaikan kepada petani.

Mulai dari masa tanam , pengolahan tanah hingga mengantisipasi pada perubahan musim sering tersampaikan, termasuk pembuatan sumur pompa air. Namun ternyata kondisi perubahan alam tetap tidak bisa sesuai dengan apa yang diharapkan oleh manusia.(R.03)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar