Minggu, 30 Juni 2019

Kegiatan Pengajian Di Desa Binaan Merupakan Sarana Komsos Bagi Babinsa


Magetan - Tuntutan Tugas dan Profesionalisme dalam menjalankan tugas kewilayahan merupakan tanggung jawab Bintara Pembina Desa yang harus berada di tengah – tengah masyarakat dalam setiap kegiatan , selain itu keberadaan babinsa di wilayah dapat memberikan semangat dan  motivasi serta memberikan sulusi pemecahan terhadap kesulitan yang dialami warga  binaannya.

Seperti dalam kegiatan pengajian dan majelis dzikir di Mushola Al Hidayah Dusun Limasan Desa Madigondo, selaku babinsa desa setempat Sertu Budi Prabowo selalu hadir ditengah- tengah warganya. Kehadiran Babinsa tersebut delain dimaanfaatkan sebagai saranasilaturahmi juga sekaligus sebagai  komsos  pendekatan kepada tokoh yang ada di desa.

Saat dikonfirmasi Media Center Kodim 0804/Magetan  Sertu Budi Prabowo selaku Babinsa Madigondo  menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu sarana pendekatan kepada masyarakat, dan sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, sehingga terjalin tali silaturahmi yang baik antara Koramil 11/Takeran dengan warga masyarakat, khususnya warga Dusun Likasan,dan warga Desa Madigondo pada umumnya, “pungkas Sertu Budi Prabowo”

Babinsa Madigondo menghadiri Pengajian Majelis Dzikir dan Sholawat yang di pimpin H. Djakarsi   yang di hadiri sekitar 150 orang, Sabtu malam (29/06/19). 

Selain dihadiri Babinsa pengajian ini juga dihadiri Camat Takeran diwakili Bpk. Wahyudi,  Wakapolsek Takeran, Kepala Desa Madigondo, Bhabinkamtibmas Madigondo serta jamaah Zdikir Dusun Likasan, pelaksanaan pengajian ini dipimpin oleh Kyai dari Madiun. (R.11)



Danramil 0804/12 Lembeyan Hadiri Temu Kangen Alumni STAIM Magetan


Magetan - Danramil 0804/12 Lembeyan Kapten Inf Drs Puguh Priyandoko menghadiri halal bihalal dan temu kangen Keluarga Besar STAIM Magetan Kampus 2 Lembeyan,  dikantor Aswaja MWC NU Desa Pupus, Kec. Lembeyan, Kab. Magetan. Minggu(30/7/2019)

Pimpinan Kampus 2 Lembeyan Munir Ichwan S.Pdi  menyampaikan halal bihalal dan temu kangen Keluarga Besar STAIM Magetan Angkatan I - VII nntuk memperkuat tali silaturahmi dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki para alumninya, hadir untuk bernostalgia dan juga memperkuat jejaring sesama alumni.

Kita bangga menjadi bagian dari STAIM Magetan, saya sangat berharap teman-teman alumni, kita perkuat ikatan silaturahmi agar  peran STAIM dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan di Magetan. ”tuturnya”

Sementara itu Danramil 0804/12 Lembeyan menegaskan  bahwa menjadi tugas para alumni untuk terus menjadikan almamater STAIM ini sebagai yang terbaik, melalui kerja dan karya nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. “tuturnya”.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain pengasuh Ponpes Cokro Kertopati Takeran Dr. M Choirul Anam S.Pdi, Danramil 0804/12 Lembeyan Kapten Inf Drs. Puguh Priyandoko anggota Polsek Lembeyan, Kepala kelurahan Lembeyan Kulon  Sukimin S.Sos, sesepuh NU lembeyan KH. Samsul Hadi,Tokoh Masyarakat  serta Mahasiswa alumni STAIM Magetan. (R.12)

Sabtu, 29 Juni 2019

Halal Bi Halal Danramil 0804/04 Parang Jalin Komsos Dengan Pondok Pesantren Di Wilayah Binaan


Magetan - Untuk menjaga ukuwah islamiyah, dan menjaga keamanan wilayah, Danramil 0804/04 Parang Kapten Inf Gunawan , melakukan pendekatan secara intensif, kepada para tokoh agama, dan pondok pesantren yang ada di wilayah binaannya.

Hal ini dilakukan Kapten Inf Gunawan yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan di wilayahnya, Pondok Pesantren Handurusiyyah dusun Jenggrik Desa Nglopang yang sedang mengelar Pengajian Akbar dan Halal Bihalal tak lepas dari perhatiannya untuk selalu hadir ditengah-tengah tokoh masyarakat, tokoh agama, para santri dan masyarakat. Sabtu malam(29/6/2019)

Pengajian Akbar dalam rangka Sawalan dan halal bi halal ini menurut Kapten Inf Gunawan merupakan ajang silaturahmi dan komunikasi sosial yang baik guna menjalin kerukunan antar warga dengan aparat, baik itu Babinsa, Babinkam tibmas dan para alim ulama serta serta seluruh elmen masyarakat. “Ini salah satu bentuk komunikasi sosial untuk pembinaan teritorial dalam rangka pembinaan wilayah,” ungkapnya.

Tradisi halal bihalal sangat bagus dan perlu dilestarikan karena dapat menyatukan semua elmen masyarakat, bagi Koramil hal ini sebagai ajang komunikasi untuk menjalin kedekatan dengan warga masyarakat demi mewujudkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat. “lanjutnya”

Pengajian tersebut juga dihadadiri KH. Miftah Maulana Habiburrohman (Gus Miftah), Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai, Danramil Parang Kapten Inf Gunawan, Kapolsek Parang AKP Bayu Nirbaya Bakti SH, Habib Mustowa SS, KH Muh Hunaini Anasir, camat Parang Handoyo, Kepala Desa Nglopang Sugiarto serta ribuan jemaah pengajian. (R.04)

Begini Keakraban Bati Komsos Koramil 0804/12 Lembeyan Jalin Silaturahmi Bersama Warga


Magetan – Keberadaan Koramil 0804/12 lembeyan  sebagai satuan Komando Kewilayahan sangat dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu seorang Babinsa harus secara intensif dan berkesinambungan berkomunikasi sosial guna mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Satuan komando kewilayahan serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

Ini dilakukan oleh Bati Komsos Koramil 0804/12 Lembeyan Pelda Heru, yang secara rutin melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga  serta tokoh  Masyarakat,  melalui kegiatan pengajian dan Halal bihalal bersama warga di Aula Balai desa Pupus Kec. Lembeyan kab. Magetan. Sabtu(29/6/2019)

Pengajian yang dihadiri oleh Gus Izza Sadewa dari Jombang sebagai penceramah, perwakilan dari kecamatan, perwakilan dari polsek, Kades ds pupus Bpk Tumiran beserta perangkat desa Pupus, Bati komsos Pelda Heru sulistyono, Babinsa Pelda Supriyadi, kaum muslimin dan muslimah masyarakat desa pupus.

Gus Izza Sadewa dalam tausyiahnya menguraikan makna yang terkandung dalam Halal bihalal sebagai usaha, upaya untuk saling memaafkan atas dosa, kesalahan dan kekhilafan dalam tindak tanduk, tingkah laku yang tanpa kita sadari dalam kehidupan. Kegiatan ini selain bertujuan untuk menyambung tali silaturahmi tetapi juga untuk mempertebal keimanan dan ketaqwaan serta memperbanyak amal ibadah kita.

Pelaksanaan pengajian ini tentunya akan berdampak baik untuk umat manusia yang beraneka ragam, suku, adat dan agama sehingga masyarakat semakin dapat menjaga keutuhan dan kerukunan umat, serta dapat terhindar dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh ajaran agama.

Selain itu, semoga dengan diadakannya pengajian umum dalam rangka halal bihalal ini kaum muslimin lebih semangat serta menjadikan momentum dalam memperbaiki diri pada masa-masa yang akan datang. “terangnya”

Pelda Heru mengatakan Halal bihal merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat indonesia  untuk memupuk silaturahmi. Melalui jalinan silaturahmi  yang berkesinambungan ini, bagi babinsa merupakan momentum yang tepat untuk mempererat komunikasi sosial dan keakraban bersama berbagai tokoh dan warga di desa binaan demi terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.  “kata Pelda Heru” (R.12)

 

Masa Depan NU Di Tentukan Oleh Kader IPNU-IPNU Saat Ini


Magetan – Lewat Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Barat menggelar Makesta (Masa Kesetiaan Anggota). Kegiatan dipusatkan di Ponpes Nurul Fallah  Desa Bangunasri Kec.Barat.  Sabtu (29/06/2019)

Makesta ini bagian dari kaderisasi generasi muda NU sebagai realisasi dari program kerja dengan mengangkat tema Memperkuat Akidah Ahlussunah wal Jamaah terhadap Kaum Pelajar. Semangat tersebut demikian disadari Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Kec. Barat. “Peserta hendaknya bisa menjadi kader militan dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin keras dalam menempuh dunia pendidikan,” kata Ketua NU Kec. Barat  saat menyampaikan sambutan.

Sedangkan Ketua Panitia menyampaikan agar peserta mengikuti proses kegiatan dengan semangat dan tetap optimis dalam meraih cita-cita bersama IPNU dan IPPNU, setelah dikader, peserta siap membantu dan bersama menyukseskan segala kegiatan NU. Ia mengingatkan kader NU agar tidak menyebarkan kabar bohong agar  bijak dalam menggunakan media sosial.  “ ujarnya”.

Sementara itu Babinsa desa Bangunasri yang juga turut menghadiri Makesta  NU  mengatakan masa depan Nahdlatul Ulama sangat ditentukan kader muda saat ini.  Karenanya, kaderisasi dan kegiatan pendalaman agama hendaknya terus dilakukan sebagai bahan kepemimpinan di masa mendatang yg hrs di pelihara antara lain kembangkan rasa prersatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari- hari, hayati rasa toleransi maupun rasa perbedaan dalam  kehidupan komponen bangsa dan berbagai elemen masyarakat bina terus semangat bhinneka tunggal ika dan menjiwai kehidupan bermasyarakat sehingga  tercipta kerukunan dan toleransi serta pedomani pancasila  sebagai falsafah kehidupan berbangsa dan bernegara. “terangnya” (R.08)