Jumat, 22 Maret 2019

Manunggal Dengan Rakyat, Babinsa Koramil 0804-11/Takeran Dampingi Fogging.


Magetan, Wilayah Magetan sejak beberapa minggu ini tengah mengalami hujan yang turun hampir setiap hari sehingga membuat udara menjadi lebih sejuk dan nyaman. Tapi tanpa disadari ada sebuah ancaman yang datang seiring musim hujan yang datang menghampiri yakni nyamuk.


Yang pasti menjadi perhatian utama bagi kita adalah serangan nyamuk Aedes aegypti. Mengingat pada musim hujan nyamuk penyebar wabah penyakit ini perkembangbiakannya semakin pesat. Gigitan jenis nyamuk ini merupakan media penularan virus dengue yang menjadi penyebab demam berdarah dengue (DBD). Telur nyamuk Aedes akan menetas jika terkena air. Inilah mengapa DBD biasanya merebak saat musim hujan.



Babinsa Desa Nguntoronadi Sertu Agung Yulianto anggota Koramil 0804/11 Takeran Kodim 0804 Magetan, didampingi Danpos Nguntoronadi Pelda Suroto,  melaksanakan pendampingan dengan UPTD Puskesmas Goranggareng Taji dalam melakukan pengasapan atau fogging menghadapi musim penghujan yang banyak nyamuk di Dusun Gilis,
Desa Nguntoronadi, Kec. Nguntoronadi Kab.Magetan. Jumat (22/03/2019).


Dalam kegiatan tersebut di hadiri Danpos Nguntoronadi Pelda Suroto serta Babinsa Desa Nguntoronadi Sertu Agung Yulianto, Kepala Desa Nguntorondadi bapak Basuki Rahmat. SE, Kepala UPTD Puskesmas Goranggareng Taji dr.Erlik Marnowati dan Perangkat Desa Nguntoronadi.


Pelaksanaan fogging pada pagi hari ini dilakukan untuk menekan angka prosentase perkembangbiakan para nyamuk di wilayah Desa Nguntoronadi. Fogging yang dilakukan menggunakan alat sederhana dengan obat menggunakan bahan insektisida untuk membunuh nyamuk dewasa penyebab demam berdarah dengue. Walaupun menggunakan alat yang sederhana, jika dilakukan dengan benar cara ini dapat bermanfaat untuk membunuh nyamuk.


Di lain tempat Danpos mengatakan meski demikian, beliau berharap agar seluruh warga masyarakat dusun Gilis terus menjaga kebersihan lingkungan setelah dilakukannya pengasapan. Hal ini perlu dilakukan karena mencegah akan lebih baik daripada mengobati. Ia pula berharap  warga binaannya agar selalu memperhatikan lokasi dan bejana yang mungkin dapat digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak baik karena kelembapan udara dan lainnya. Tak terkecuali jika bak mandi dan saluran air tidak rajin dibersihkan.


Target fogging merupakan nyamuk dewasa di sekitar kita. Setelah fogging warga harus tetap jaga kesehatan lingkungan sekitar. "Nanti kami segera kondisikan kepada setiap RT untuk menghidupkan jadwal gotong royong dalam membersihkan gorong-gorong dan lingkungan desa dan tempat lain yang mungkin digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak," ujar Pelda Suroto. (tsr/11 ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar