Kamis, 14 Februari 2019

Babinsa Desa Ngancar Dampingi petugas dari Puskesmas Plaosan dalam kegiatan Penyuluhan DBD Dan pembentukan Wamantik

Magetan, Pada hari Jum'at  15 Februari 2019 Babinsa desa Ngancar (Srt Purmiadi) mendampingi Dinkes Puskesmas Plaosan dlm rangka penyuluhan DBD dan pembentukan Wamantik(siswa pemantau jentik)kepada siswa-siswa SDN Ngancar 1 dan 2 ,jumlah 76 anak ,dalam  kesempatannya bapak wahyudi selaku wakil dr puskesmas menjelaskan tentang pengertian DBD,cara penularan ,cara pencegahan,tanda dan gejala DBD.

DBD merupakan demam yang ditimbulkan/dibawa dari nyamuk aides aegpthy yg berkembang biak di tempat penampungan air,air tergenang dan tempat minum binatang peliharaan.Untuk mencegah DBD ini yaitu dengan cara 3M: 1.menguras penampungan air 2.menutup penampungan air 3.memanfaatkan sampah dng cara memilah sampah2 yg msh bisa di manfaatkan.

Selain memberikan pengetahuan DBD pihak dinkes juga memberikan cara dan menunjuk siswa sebagai perwakilan Wamantik(siswa pemantau jentik) setiap minggunya(hari sabtu ) per bulan untuk jd bahan laporan dan mewaspadai adanya wabah DBD atau tidak.
Dalam pemeriksaan Wamantik di wilayah sarangan khususnya di SDN Ngancar  1,2  tidak ada hasil atau nihil DBD.

 Hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Ngancar  dan Petugas dari Puskesmas Plaosan Bapak Suyatno,Bapak Wahyudi Ibu Bidan Yana (Tsr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar