Selasa, 25 Desember 2018

Antisipasi Demam Berdarah Babinsa Desa Jomblang Dampingi Petugas Dinas Kesehatan Laksanakan Fogging


Magetan -  Rabu(26/12/2018) Wilayah Kec. takeran sejak beberapa minggu ini turun hujan hampir setiap hari sehingga membuat udara menjadi lebih sejuk dan nyaman. Tapi tanpa disadari ada sebuah ancaman yang datang seiring musim hujan yang datang menghampiri yakni nyamuk.

Yang pasti menjadi perhatian utama bagi kita adalah serangan nyamuk Aedes aegypti. Mengingat pada musim hujan nyamuk penyebar wabah penyakit ini perkembangbiakannya semakin pesat. Gigitan jenis nyamuk ini merupakan media penularan virus dengue yang menjadi penyebab demam berdarah dengue (DBD). Telur nyamuk Aedes akan menetas jika terkena air. Inilah mengapa DBD biasanya merebak saat musim hujan.

Babinsa Desa Jomblang Koramil 0804/11 Takeran Sertu Didik Darsono  melaksanakan pendampingan dengan dinas kesehatan Pukesmas Takeran dalam melakukan pengasapan atau fogging di Desa Jomblang Kec. Takeran Kab. Magetan.

Pelaksanaan fogging ini dilakukan untuk menekan angka prosentase perkembangbiakan para nyamuk di wilayah Desa Jomblang. Fogging yang dilakukan menggunakan alat sederhana dengan obat menggunakan bahan insektisida untuk membunuh nyamuk dewasa penyebab demam berdarah dengue. Walaupun menggunakan alat yang sederhana, jika dilakukan dengan benar cara ini dapat bermanfaat untuk membunuh nyamuk.

Meski demikian, Sertu Didik Darsono  berharap warga binaannya terus menjaga kebersihan lingkungan setelah dilakukannya pengasapan. Hal ini perlu dilakukan karena mencegah akan lebih baik daripada mengobati. Ia berharap warga binaannya selalu memperhatikan lokasi dan bejana yang mungkin dapat digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak baik karena kelembapan udara dan lainnya. Tak terkecuali jika bak mandi dan saluran air tidak rajin dibersihkan.

Setelah pelaksanaan fogging warga harus tetap jaga kesehatan lingkungan sekitar. Nanti kami segera kondisikan kepada setiap RT untuk menghidupkan jadwal gotong royong dalam membersihkan gorong-gorong dan lingkungan desa dan tempat lain yang mungkin digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak. “jelas Sertu Didik Darsono”. (R.11)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar