Jumat, 02 November 2018

Dandim 0801/Pacitan Narasumber Seminar Kebangsaan Bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (Ukm) Resimen Mahasiswa Stikip Pgri Pacitan


PACITAN - Dandim 0801/Pacitan Narasumber Seminar Kebangsaan Bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (Ukm) Resimen Mahasiswa Stikip Pgri Pacitan. Letkol Kav A.H. Lawitang Komandan Kodim 0801/Pacitan sebagai Narasumber Seminar Kebangsaan dengan tema   " Merevitalisasi Pemuda Dengan Penanaman Jiwa Pancasila " yang diselenggarakan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), Resimen Mahasiswa STIKIP PGRI Pacitan pada Jumat (2/11/2018) bertempat di Aula STIKIP PGRI Pacitan Jl. Cut Nyak Dien No.4-A Lingkungan Peden Kelurahan Ploso Kec/ Kab. Pacitan.


Seminar Kebangsaan tersebut diikuti sekitar 70 orang mahasiswa, dari STIKIP PGRI Pacitan dan, perwakilan BEM se Kabupaten Pacitan. Nampak hadir dalam Undangan Wakil Asisten 3 Dosen STIKIP PGRI, Saptanto Ariwibawa, S. S, M.Hum, Dosen STKIP PGRI, Ismani, M. Pd dan Komandan Resimen Mahasiswa STKIP PGRI Saudari Tiara.

Wakil Asisten 3 STIKIP PGRI Saptanto Ariwibawa, S.S,  M. Hum, dalam Sambutannya menyampaikan Semoga dengan kegiatan Seminar ini akan menjadikan karakter mahasiswa menjadi kuat dalam menghadapi situasi apapun. Tema seminar pada pagi ini sangat penting untuk generasi penerus bangsa agar tahu dan paham tentang nilai nilai Pancasila. Harapan kami setiap ada kegiatan atau program di lingkungan kampus agar di kordinasikan dengan baik agar bisa berjalan lancar.

Dalam Materinya Dandim menekankan pentingnya semangat pemuda sebagai generasi penerus bangsa. Dunia ini harus dimiliki oleh pemuda yang pemberani. Dalam sejarah Pancasila dimulai dari adanya sidang BPUPKI pertama, sampai Dekrit Presiden, jadi Pancasila ada 9 rumusan. Negara Indonesia lahir setelah adanya bangsa Indonesia. Rakyat Indonesia tidak semua memeluk suatu agama, ada juga yang mempunyai keyakinan hal ini yang di perdebatkan di Sila ke 1 dalam butir2 Pancasila pada saat perumusan Pancasila.

Idiologi diibaratkan suatu kendaraan nyata dari suatu perkumpulan, ide atau gagasan untuk menuju kepada tujuan yang lebih besar. Sebagai dasar Negara Pancasila jangan kita lepaskan, karena kalau kita lepaskan bangsa Indonesia akan hancur, untuk itu mari kita jaga dan pertahankan Idiologi Pancasila, kususnya generasi muda yang akan meneruskan Negara ini kedepan. Keutuhan Pancasila harus kita pertahankan, jangan biarkan ada celah yang akan dimanfaatkan oleh golongan maupun kekuatan besar untuk merusak NKRI.

Masyarakat Indonesia saat ini sangat malas untuk belajar sejarah, maka dari itu banyak masyarakat yang mudah dibelokan tentang kebenaran sejarah bangsa Indonesia. Untuk mahasiswa sebagai generasi milenia jangan terlalu fanatik dengan suatu paham, karena akan menuntun kita pada suatu keyakinan yang mendalam dan mendasar. Pancasila adalah suatu kekuatan bangsa Indonesia dalam menyatukan seluruh perbedaan yang ada. Tantangan dan ancaman pemuda yang akan dihadapi adalah kaidah alam, manusia dan globalisasi, Revitalisasi pemuda, harus paham tentang Pancasila, kualitas pemuda, serta pemuda harus siap menerima tantangan yang berat.

Dalam seminar kebangsaan yang digagas Ketua Resimen Mahasiswa STIKIP PGRI Pacitan tersebut, tampak antusias sekali dari para peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan - pertanyaan yang muncul berkaitan dengan tema seminar. Dari pertanyaan - pertanyaan peserta yang terangkum diantaranya ;

Apakah Pancasila perlu di modifikasi. Mengapa Pancasila saat ini banyak disepelekan. Bagaimana Peran mahasiswa dalam menyikapi semua yang timbul saay ini. Seperti diketahui Pacitan mempunyai potensi sumber daya alam yang banyak diantaranya tambang emas, bagaimana peran kita kedepan sebagai pemuda, apakah ikut mengekploitasi atau membiarkan sumber daya alam yang ada begitu saja. Revalisasai pemuda melalui Pancasila apakah bisa dicanangkan kepada pemuda yang berpendidikan kurang. Apa subtansi dan arti NKRI harga mati. Apakah Bangsa Indonesia sudah melaksanakan idiologi Pancasila.

Menanggapi banyaknya pertanyaan dari peserta Dandim sangat berterimakasih sekali dan sangat mengapresiasi dari semangat mahasiswa, Hal ini menunjukkan bahwa Mahasiswa mempunyai peran dan keinginan yang besar untuk mempertahankan dan menjaga Idiologi Pancasila, hanya perlu diarahka yang tepat agar tidak salah langkah. Dari pertanyaan - pertanyaan tersebut Dandim memberikan Jawaban bahwa;
Sila sila dalam Pancasila sudah final dan tidak boleh di modifikasi.Bahwa banyak Pancasila yang di sepelekan itu adalah suatu proses, karena saat ini dengan adanya reformasi dan kebebasan dalam berekspresi  namun kebebasan tersebut sudah kebablasan. Mahasiswa adalah akademisi dan harus berpikir seluas-luasnya serta harus mempunyai peran yang kuat dalam menjaga keutuhan Pancasila. Kita sebagai pemuda harus mengetahui peraturan dan pemanfaatan bahan tambang tersebut, serta memperhatikan keadaan lingkungan demi menjaga kelestarian alam. Pancasila tidak masalah bisa di tanamkan kepada pemuda yang berpendidikan kurang, karena Pancasila harus tertanam dan wajib diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.  Dengan adanya krisis kepercayaan terhadap suatu institusi Negara, maka secara perlahan akan ada rasa ingin membubarkan suatu negara, sejelek jeleknya institusi Negara meraka adalah lembaga sah yang di pilih oleh suatu negara untuk itu kita harus menghormati dan mematuhi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami proses untuk menuju kesana dalam melaksanakan idiologi Pancasila.

Seminar Kebangsaan tersebut diakhiri dengan penyerahan Cinderamata dari Resimen Mahasiswa STIKIP PGRI Pacitan kepada Dandim 0801 /Pacitan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar