Rabu, 06 Juni 2018

Babinsa Desa Belotan Koramil 0804/13 Bendo Hadiri Peringatan Malam Nuzulul Qur’an


BENDO, Nuzulul Qur'an yang secara harfiah berarti turunnya Al Qur'an (kitab suci agama Islam) atau istilah yang merujuk kepada peristiwa penting penurunan “Al Qur’an secara keseluruhan diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia. Lalu diturunkan berangsur-angsur kepada Rasul Muhammad SAW sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu sekitar 23 tahun.” Babinsa Desa Belotan Serka Joniar dan warga Rt 06/03 bersama-sama peringati Nuzulul Qur'an di Masjid Nurhidayah Desa Belotan Kecamatan Bendo. (Kamis, 07/06/18)


   Peristiwa Nuzul Quran sebagai anugerah yang luar biasa dari Allah Subhanahu Wata'ala yang berkenan menurunkan Al Qur’an kepada seluruh umat di jagat raya ini melalui Nabi yang dipercayai yaitu Muhammad SAW. Turunnya Al Quran ke bumi diistilahkan sebagai Nuzul untuk memberi petunjuk kepada manusia sekaligus menyatakan keberadaannya bagi seluruh isi semesta alam ini. Untuk itu umat manusia dihimbau agar lebih bisa menerapkan pedoman ajaran dalam Al Qur’an terhadap dirinya masing-masing.

    Bulan Ramadhan ini mengharap datangnya hikmah Nuzulul Quran agar membuat manusia lebih berintropeksi diri seperti apakah sudah benar-benar mengimani Al Qur’an dengan segenap hati tanpa ada keraguan sedikitpun, sudah sejauh mana kemampuan diri dalam mempelajari lembaran ayat beserta makna dalam kitab Al Qur’an, berapa jumlah halaman mushaf Al Qur’an yang dibaca setiap hari, sudah berapa banyak amalan yang dilakukan sesuai dengan ayat yang dibaca dan sebagainya. Akhirnya Nuzul Qur’an diperingati sebagian umat muslim berdasar tanggal pertama kali Al Quran diturunkan pada Nabi Muhammad SAW di gua Hira. Termasuk diantaranya umat Islam di Indonesia juga meyakini 17 Ramadhan sebagai Nuzulul Qur’an.

    Setelah acara peringatan Nuzulul Qur'an dilaksanakan sebagai babinsa serka Joniar ikut serta dalam membaca Al Quran (Tadarrus) bersama-sama masyarakat yang lain. Ini untuk memberi contoh kepada masyarakat khususnya kaum muda untuk rajin membaca Al Quran serta ikut meramaikan masjid tidak hanya pada bulan puasa saja yang ramai namun diharapkan setelah bulan puasa juga tetap ramai dan tetap rajin untuk membaca Al Quran. (R13)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar