Kamis, 03 Mei 2018

Kodim 0902/TRD Wujudkan Mimpi Hardianto Dapat Kaki Palsu

BERAU - Wujud kepedulian Komando Distrik Militer (Kodim) 0902/Tanjung Redeb (TRD) bagi masyarakat Berau, dengan memberangkat Hardianto (36) warga Bohe Silian Kecamatan Maratua, untuk mendapatkan bantuan berupa kaki palsu ke Kalimantan Selatan melalui Bandara Kalimarau. Minggu (29/4/2018).

Dijelaskan Dandim 0902/ TRD melalui Pjs Pasiter Lettu Czi Yusuf Zarkasi, kegiatan ini dalam rangka bakti sosial TNI Manunggal Kegiatan Bhakti Kesehatan (TMKK) tingkat nasional 2018, dengan membantu peyandang disibilitas kaki (PDK) di wilayah Kodim 0902/Trd.


Bakti TMMK akan berlangsung terpusat di Amuntai Kalimantan Selatan, "Dan kami dari Kodim 0902/TRD diperintahkan mendata warga yang membutuhkan bantuan," katanya.

Sedangkan menurutnya, Hardianto merupakan satu dari dua warga Berau yang mendapatkan bantuan kaki palsu, bersama Lusdiana (32), namun tak bisa berangkat karena beberapa kendala.

"Dari Berau akan menuju Balikpapan, selanjutnya dikoordinir Kodam VI/Mulawarman, untuk diberangkatkan ke Kalimantan Selatan, tandasnya.

Ditambahkan Pasi Ter, kali ini baru dua orang yang terdata, namun kedepannya bisa bertambah apabila ada warga yang membutuhkan bantuan kaki palsu untuk diajukan mendapat bantuan serupa.

"Kini baru dua orang, namun kedepannya kami akan mendata lagi warga yang membutuhkan bantuan ini untuk kami laporkan ke atasan,” katanya.

Sementara orangtua Hardianto, Karmasnyah, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 0902/TRD yang telah membantu pemberian kaki palsu kepada anaknya.

Dirinya menuturkan tahun 2016 lalu, anaknya mengalami kecelakaan saat mencari ikan di laut, dan kakinya tersangkut karang hingga harus diamputasi. Mirisnya lagi, sejak kejadian itu anaknya berubah menjadi pemurung.

"Ia hanya murung dan sedih, untuk berjalan dirumah saja hanya bisa mengesot. Sempat mengajukan bantuan ke Dinas Sosial, namun belum terealisasi. Dan Alhamdulillah, bapak-bapak dari Kodim mau membantu kaki palsu anak saya,” tuturnya.

Karmansyah berharap, bantuan kaki palsu ini bisa membuat anaknya yang sempat putus asa kembali bersemangat, karena Hardianto memiliki cita-cita cukup tinggi. Bahkan berencana membuka usaha kerajinan lampu dari batok kelapa.

“Alhamdulillah, sangat bersyukur anak saya mendapat bantuan, dan semoga cita-citanya untuk membuat kerajinan lampu dari batok kelapa bisa terpenuhi setelah mendapat bantuan kaki palsu,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar