Jumat, 11 Mei 2018

Babinsa Desa Baluk bersama PT Guna Kimia FMC adakan penyuluhan di Gapoktan Ridho.


Karangrejo - Untuk meningkatkan produksi gabah pada masa tanam ke Dua bertempat di rumah Bpk. H Mubin Rt 01/Rw 02 Dukuh Serut Desa Baluk Kec. Karangrejo  Kab. Magetan di adakan pertemuan rutin selaligus penyuluhan dari PT Bina Guna Kimia FMC. Sabtu.(12/05/2018)

Tampak hadir dalam pertemuan di antaranya Formulator kimaia PT Bina Guna Kimia  FMC sdr Muhidi, Sdr Sholeh, H Mubin sekaligus ketua Gapoktan Ridho, Babinsa Desa Baluk
Serda Nur Basuki, serta anggota gapoktan berjumlah 30 orang.

Dalam sambutannya H. Mubin sekaligus ketua Gapoktan mengatakan selamat datang kepada tim formulator dari PT Bina Guna Kimia FMC yang mana pada malam hari ini bisa datang di tengah tengah para petani kami. Perlu di ketahui bahwa yang hadir pada pagi hari ini petani yg datang bukan dari Desa Baluk saja melainkan juga petani dari Desa sebelah yang punya lahan sawah di Gapoktan Ridho, karena Desa kami perbatasan dgn kab Ngawi. “terangnya”

H. Mubin juga mengharap dengan adanya penyuluhan ini semoga produktifitas gabah untuk masa tanam ke Dua ini bisa lebih meningkat, imbuhnya.

Formulator kimia dari PT Bina Guna Kimia FMC sdr Muhidi dalam penyuluhannya mengatakan pada masa tanam ke Dua, biasanya hama cenderung sedikit, karena di dukung cuaca panas akhir ini, jelasnya.

Perlu para petani ketahui kelembaban yang tinggi akan mempercepat muncul banyak penyakit di antaranya, jamur, potong leher, beluk, kaper dsb, untuk jamur biasanya padi usia satu bulan, yang di serang daunnya, Kalau potong leher menyerang padi usia 45-50 hari saat padi mulai isi/bunting  di sini masa - masa kritis bagi petani, “jelasnya”

Pada kesempatan tersebut  tim formulator juga menyampaikan cara penanggulan dan cara mengobati berbagai penyakit padi sehingga diharapkan para petani dapat menambah pengetahuanya dalam bercocok tanam padi guna meninkatkan produktifitas hasil panen dan kesejahteraan bagi para petani itu sendiri.

Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yaitu bapak Nur Basuki turut hadir dalam penyuluhan dan juga sering turun kelahan untuk ikut menanam, memupuk dan lain-lain di lahan milik kelompok tani “Damiri”, hal ini sungguh memberikan semangat kepada para petani, untuk lebih giat dalam mengelola lahan pertanian. “Tambah Muhidi”

Di akhir acara di adakan tanya jawab mengenai kendala yang ada di lapangan, para petani menghendaki supaya di laksanakan demplot atau uji coba pada produk yang di tawarkan tadi, sehingga para petani bisa mengetahui keunggulan dari produk tersebut,  saran petani itu langsung di setujui oleh pihak formulator ,yang akan melaksanakan besuk demplot di lahan petani. (By-R 07)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar